Tampilkan postingan dengan label rapat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rapat. Tampilkan semua postingan

16 Jan 2016

Tata Cara Pertemuan atau Rapat

Prosedur pertemuan/rapat yang harus dilakukan antara lain sebagai berikut.

  1. Menentukan Masalah dan Tujuan Pertemuan/Rapat
  2. Setiap rapat yang akan diselenggarakan harus memiliki maksud atau tujuan dan masalah apa yang akan dibahas dalam pertemuan/rapat tersebut. Misalnya, tujuan pertemuan/rapat itu untuk memecahkan suatu masalah, membuat sebuah keputusan, atau hanya mengumpulkan informasi.

  3. Mempersiapkan Perlengkapan/Peralatan Pertemuan/Rapat
  4. Perlengkapan pertemuan/rapat harus dipersiapkan sebelum rapat dimulai. Mempersiapkan perlengkapan pertemuan/rapat itu meliputi penyediaan papan tulis; spidol; flip-chart (media tulis); overhead projector atau slide projector; LCD; tape recorder untuk merekam jalannya rapat (jika perlu); laptop/komputer beserta perangkat lunak dan keras pendukungnya; alat-alat kelengkapan menulis seperti misalnya jepit kertas, klip kertas, perfurator, stapler dengan isinya, gunting, cutter, peruncing pensil, dan lain-lain. Segala perlengkapan/peralatan tersebut di atas harus dipersiapkan dan tersedia pada waktu rapat dilaksanakan.

  5. Menyediakan Tempat Pertemuan/Rapat
  6. Mempersiapkan ruangan atau tempat rapat sangat diperlukan. Hal ini harus dilakukan sebelum rapat diselenggarakan dan sebelum undangan dikirim kepada peserta pertemuan/rapat. Ruangan sebaiknya dipilih yang nyaman dan sesuaikan dengan jumlah peserta yang akan hadir dalam rapat. Kalau melibatkan instansi di luar kantor, periksa kembali jumlah orang yang akan hadir pada rapat tersebut karena akan memengaruhi kapasitas ruangan, jumlah meja maupun kursi yang harus disiapkan, sekaligus jumlah snack atau makanan yang hendak disediakan. Atur pula tata letak meja dan kursi sesuai dengan keperluan rapat dan tata ruangan rapat sebaik mungkin.

  7. Membuat Daftar Acara Pertemuan/Rapat
  8. Daftar acara harus dibuat dan disusun sebelum pertemuan/rapat dimulai. Daftar acara itu dapat dibuat dengan cara membuat pokok-pokok acara dalam garis besar. Rancanglah acara rapat tersebut dengan efektif agar tak buang waktu. Daftar acara itu dapat meliputi jadwal pembukaan acara pertemuan/rapat, pembahasan materi pokok rapat, waktu istirahat, penutupan rapat, dan sebagainya.

  9. Mempersiapkan Peserta Pertemuan/Rapat
  10. Sebelum pertemuan/rapat dimulai, peserta rapat harus dipersiapkan terlebih dahulu. Persiapan itu dapat meliputi pembuatan daftar orang-orang yang akan diundang dalam pertemuan/rapat tersebut, mempersiapkan konsep surat undangan dengan baik, memeriksa dan mempertimbangkan kembali daftar orang-orang yang harus diundang dalam pertemuan/rapat berdasarkan kontribusi mereka dalam agenda rapat tersebut. Menempatkan peserta sesuai dengan fungsi dan kedudukannya seperti menentukan pemimpin rapat, moderator (jika diperlukan), serta notulen rapat. Sehari sebelum pelaksanaan rapat, pastikan kehadiran orang-orang yang diundang dalam kegiatan pertemuan/rapat itu. Jika tidak bisa hadir, minta mereka menunjuk orang-orang yang kompeten terhadap masalah yang hendak dibahas untuk mewakilkannya.

  11. Mempersiapkan Bahan Pertemuan/Rapat
  12. Mempersiapkan bahan pertemuan/rapat bagi peserta pertemuan/rapat sangat diperlukan sebelum rapat dimulai. Bahan-bahan itu dapat berupa daftar acara atau agenda pertemuan/rapat yang akan dilaksanakan, hasil rapat yang lalu, kertas-kertas kerja dari para peserta yang akan dibahas, dan sebagainya.

  13. Mencatat Hasil Rapat
  14. Hasil-hasil rapat harus dicatat oleh seorang notulen. Seorang notulen atau notulis harus mampu mencatat jalannya acara rapat. Hal yang dicatat itu berupa inti-inti pembicaraan selama berlangsungnya acara pertemuan/rapat. Hasil-hasil rapat yang dicatat oleh notulen ini disebut notula rapat.

  15. Pendistribusian Hasil Rapat
  16. Notula rapat atau hasil rapat harus diketik rapi, kemudian diperbanyak atau digandakan dan dikirimkan atau didistribusikan kepada peserta rapat, baik yang hadir maupun yang tidak hadir pada waktu rapat, atau dikirim kepada pihak luar/ekstern. Hasil rapat tersebut juga dapat diberitahukan melalui pesawat telepon atau media komunikasi lainnya kepada anggota atau peserta rapat.

  17. Melakukan Kegiatan Tindak Lanjut Hasil Rapat
  18. Hasil-hasil rapat yang telah diputuskan harus ditindaklanjuti agar tujuan rapat yang telah ditetapkan sebelumnya benar-benar tercapai. Apabila rapat yang diselenggarakan tersebut merupakan rapat yang bersifat periodik, maka Anda dapat mengikutsertakan lembaran atau slip yang meminta keterangan dari para anggota mengenai bisa atau tidaknya ia menghadiri pertemuan yang akan dating, terutama untuk menindaklanjuti hasil rapat sebelumnya. Berdasarkan hasil keterangan peserta dalam slip ini, Anda dapat membuat daftar peserta yang akan hadir dalam pertemuan mendatang.
Read more ...

CONTOH NASKAH/TEKS PEMBAWA ACARA RAPAT [3]

Assalamu'alaikum wr wb

Salam sejahterabagi kita semua,

Yth. Ketua dewan Koperasi Indonesia wilayah Daerah istimewa Yogyakarta
Yth. Ketua Badan Komunikasi Pemuda Koperasi wilayah Daerah istimewa Yogyakarta
Segenap hadirin beserta undangan dari unsur Organisasi Kepemudaan di wilayah Daerah istimewa Yogyakarta

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat dan rahmatnya sehingga kita semua bisa hadir di tempat inidalam keadaan sehat wal afiat.Dan semogahasil yang diperoleh dari kegiatan inidapat bergunabagi gerakan pemuda,Negara,dan bangsa.

Hadirin yang berbahagia,
Acara pembukaan
KoordinasiBadan KomunikasiPemuda Koperasi
Dewan koperasi Indonesia Wilayah Daerah istimewa Yogyakarta
Dengan tema: "Peran Organisasi Kepemudaan MenujuKemandirian Pemuda"
Yogyakarta, .........................

Susunan acara pembukaan Koordinasi Badan Komunikasi Pemuda Koperasi:

  • Yang pertama, menyanyikan lagukebangsaan "Indonesia Raya"
  • Dilanjutkan dengan sambutan ketua Badan Komunikasi Pemuda Koperasi Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Daerah istimewa Yogyakarta,
  • Sambutan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Daerah istimewa Yogyakarta,
  • Penutup.
Untuk mengawali acara pembukaan, mari bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya" hadirin dipersilakan berdiri. (lagu)  hadirin dipersilakan duduk kembali.

Selanjutnya sambutan ketua Badan Komunikasi Pemuda KoperasiDewan Koperasi Indonesia Wilayah Daerah istimewa Yogyakarta,kepada yth. Bpk Wira Sutirta dipersilakan.

Berikutnya Sambutan Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Daerah istimewa Yogyakarta sekaligus membuka acara koordinasi BKPK (badan komunikasi pemuda koperasi) wilayah Daerah istimewa Yogyakarta,yang dalam kesempatan ini akan disampaikan oleh sekertaris Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Daerah istimewa Yogyakarta. Kepada yth. Bpk Damiyanto, s. tp kami persilakan.

Hadirin yang berbahagia demikianlah acara pembukaan koordinasi badan komunikasi pemuda Koperasi
Dewan Indonesia Wilayah Daerah istimewa Yogyakarta. Saya sebagai pembawa acara mohon maaf atas segala khilaf dan kurang. Demikian. Wassalam...........

Selanjutnya acara inti, yang akan dilanjutkan oleh badan Komunikasi Pemuda Koperasi yang akan dipandu oleh bpk. Adri Syahrizal, SHI.

(beri aplaus untuk narasumber kita, bpk Adri Syahrizal, SHI)

Sebelum acara inti kita mulai,saya akan membacakan curriculum vitae nara sumber kita:
.......................................................

Untuk selanjutnya acara kami persilakan kepada narasumber kita, bpk. Adri Syahrizal.

Sekian.
Read more ...

CONTOH NASKAH/TEKS PEMBAWA ACARA RAPAT [2]

PEMBUKAAN

Assalaamu'alaikum WR.WB

Kepada yang Kami hormati

Bp.Kepala Desa ...................... Bp. ...............

Bp. Kepala ............................

Hadhirin-Hadhirot Rokhimakumulloh.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji Syukur kita keHadirat Alloh SWT yang telah memberi Rahmat dan Karunian-Nya sehingga kita dapat berkumpul di Majlis ini.

Sholawat dan salam mari kita sanjungkan kepada Rosululloh SWA ynag kita nantikan Syafa'atNya di Hari Kiamat.

PEMBACAAN AGENDA

Sebelum acara dimulai, perkenankanlah saya untuk membacakan urutan acara pada acara pengajian ini:

Pertama PEMBUKAAN
Kedua pembacaan kalam Ilahi dan Sari Tilawah
Ketiga Sambutan-Sambutan
Keempat Istirahat
Selanjutnya yaitu pengajian
Dan yang terakhir Penutup

MEMBUKA ACARA

Hadhirin Hadhirot yang Kami hormati, mari acara pada malam ini kita buka dengan bacaan BASMALLAH/UMMUL KITAB AL-FATIKHAH

MEMPERSILAHKAN SAMBUTAN / MENGISI PENGAJIAN [ucapan terima kasih]
Bapak Ibu Hadhirin yang Kami Hormati, acara selanjutnya yaitu Sambutan-sambutan.
Sambutan yang pertama dari Ketua Panitia, Kepada Bapak Sumad kami persilahkan.
Kami ucapkan terima kasih kepada beliau.

Bapak Ibu Hadhirin, demikianlah pengajian pada malam ini. Semoga kita dapat memperoleh hikamah dan dapat melaksanakan apa yang sudak diajarkan oleh Bapak Kyai.....

PENUTUP
Sebelum acara saya tutup, perkenankanlah kami disini mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak-Ibu dalam acara pengajian ini. Dan apabila saya dalam membawakan acara terdapat kesalahan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Marilah agar pada malam hari ini kita tutup dengan membaca TAHMID bersama-sama ...........................

Wassalaamu'Alaikum WR-WB
Read more ...

CONTOH NASKAH/TEKS PEMBAWA ACARA RAPAT [1]

Yang terhormat Bapak,
Yang terhormat . . .
Yang terhormat. . .,
Yang terhormat . . .

Ass. wr. wb.

Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah, marilah kita sama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan kepada kita seluruhnya, nikmat dan karunia-Nya, sehingga hingga detik ini kita masih diberi rahmat dengan penuh kebahagiaan, sehingga bisa berkumpul bersama-sama dalam keadaan sehat, dan dapat menghadiri acara Workshop Penyusunan SOP (Standar Operasional Prosedur) STAIN Salatiga tahun 2011.

Shalawat serta salam hendaklah selalu kita sanjungkan kepada Nabi Besar Muhammad saw karena beliaulah suri tauladan kita dalam berakhlakul karimah dan beliaulah Khatimul Anbiya& penyempurna ajaran Islam sebagai rahmatan lil'alamin. Selanjutnya atas nama pembawa acara, saya menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh hadirin, yang dengan penuh semangat menghadiri workshop ini sekaligus berpastisipasi secara aktif dalam mendalami SOP yang berlaku di STAIN Salatiga ini.

Pada pagi yang berbahagia ini keseluruhan acara yang akan kita lalui adalah sebagai berikut:

  1. Pembukaan.
  2. Sambutan Ketua Panitia
  3. Sambutan Kepala UPT Perpustakaan STAIN salatiga
  4. Sambutan Ketua STAIN Salatiga
  5. Penutupan Acara Pembukaan Workshop SOP STAIN Salatiga
[PEMBUKAAN]

Marilah kita buka acara ini dengan bacaan Basmalah bersama-sama. BISMILLAHIRARAHMANIRRAHIM. Semoga dengan bacaan Basmalah tadi, acara ini dapat kita lalui dengan lancar dan pengetahuan yang kita dapat nanti memberikan manfaat yang besar bagi kita semua, Amiin.Selanjutnya acara kedua yakni sambutan dari Ketua Panitia (yang seharusnya disampaikan oleh Ibu Dyah Rochati) namun berhubung Ibu Dyah sedang sakit, sambutan panitia diwakili oleh Bp.................... kepada Bapak Itmamuddin Sarjana Sosial kami persilahkan.

[SAMBUTAN]

Demikian sambutan dari perwakilan Ketua Panitia, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Itmamuddin, SS. Selanjutnya acara ketiga sambutan dari Kepala UPT Perpustakaan STAIN salatiga, Bapak Sudiyanto, SH. Yang kami hormati Bapak Sudiyanto, SH kami persilahkan.[SAMBUTAN]Hadirin sekalian demikianlah sambutan Kepala UPT Perpustakaan STAIN salatiga, Bapak Sudiyanto, SH. Sambutan berikutnya dari Ketua STAIN Salatiga, Bapak Imam Sutomo, M.Ag sekaligus dimohon untuk membuka acara Workshop Standar Operasional Prosedur (SOP) STAIN salatiga. Kepada yang terhormat Bapak Imam Sutomo, M.Ag dipersilahkan

[SAMBUTAN]

Terima kasih Bapak Imam Sutomo, M.Ag.

[Penutup]

Hadirin sekalian yang kami hormati, sampailah kita sekarang pada acara pokok. Yakni Workshop Standar Operasional Prosedur (SOP) STAIN Salatiga yang akan segera kami serahkan sepenuhnya kepada Saudara Moderator selaku pemandu workshop yang dalam hal ini akan dipegang oleh Bp. Wiji Suwarno, S.IPI, M.Hum.Sekali lagi, kami mengucapkan selamat mengikuti workshop, semoga sukses. Atas nama pembawa acara kami sampaikan terima kasih, mohon maaf sebesar-besarnya jika sekiranya ada ulah kata yang kurang berkenan di hati hadirin. Dan marilah kita tutup Acara Pembukaan Workshop Standar Operasional Prosedur (SOP) STAIN salatiga ini dengan bacaan Hamdalah bersama-samaBillahi taufiq wal hidayah, wassalamu 'alaikum wr.wb.
Read more ...

Contoh Isi Teks Naskah Pembawa Acara MC Bahasa Jawa Krama

Wonten ngarsanipun poro sesepuh pini sepuh ingkang pantes kinabekten. Poro bpk lan poro sederek ingkang kulo hormati, nuwun mbok bilih sampun ndungkap ndalu. Pramila monggo hadicoro pepanggihan wonten ing dalu punika tumunten kawiwitan.

Namung sak derengipun monggo kito sareng2 muji syukur wonten ing ngarso dalem Allah SWT , Ingkang sampun paring rahmat lan hidayah dumateng kito sedoyo, sholawat sarto salam mugi2 tansah katetepno dateng nabi Muhammad Saw ingkang kito antu2 syafaatipun wonten ing yaumul qiamah.

Poro bpk lan poro sederek sedoyo kebareng kulo waosaken menggah susunan acara ingkang bade kito lampai :

  • Pambuka
  • Sambutan Saking Tuan Rumah (Ketua kelompok rondo malam....)
  • Pinuwunan/amalan kasuwunaken dumateng bpk...
  • Pembukuan
  • Lain2 (Wekdal kito aturaken ketua Paguyuban)
  • Panutup
Monggo pepanggihan ing dalu punika kito bikak kathi waosan basmalah...

Acara sak lajengipun sambutan saking tuan rumah (Ketua Kelompok Ronda Malam...)

Poro bpk Lan sederek sedoyo, Acara sak lajengipun amalan milo wekdal Kasumanggaaken dumateng bpk....

Acara sak lajengipun Pembukuan wekdal kasumanggaaken dumateng ing kang tinanggenah.

Poro bpk lan sederek sedoyo ingkang kulo hormati, minangkani atur pamundutipun ingkang kagungan dalem kito kacaosan unjukan soho daharan menopo kawontenanipun saking kersanipun katuran dahar soho ngunjuk ingkang prayogi, amrih barokah wonten badan kito sedoyo pramilo kito langkung rumiyen doa sesarengan.

Acara sak lajengipun lain2 namung sakderengipun wekdal kito aturaken dateng ketua paguyupan.

Acara sak lajengipun penutup.

Milo monggo pepanggian ing dalu puniko kito syukuri kanthi waosan hamdalah.

Lan saking kulo ambok bilih anggen kulo nderek aken adicoro ing dalu punika katha klenta klentu kulo nyuwun agunging pangapunten.

Kulo akhiri Wassalamuaalaikum wr, wb
Read more ...

Contoh Teks Pembawa Acara (MC) Acara Formal

Assalamu'alaikum. W. Wb

Salam sejahtera...

Pertama-tama, merilah kita panjatkan rasa puja dan puji syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa atas segala rahmat dan hidayahnya sehingga kita masih diberikan keberkahan yang sungguh tak terhingga.

Yang saya hormati Bapak.... selaku Pembicara
Yang saya hormati Ibu .... selaku (sebutkan jabatannya)
Yang saya hormati Bapak ..... selaku (sebutkan jabatannya)
Yang saya cintai rekan-rekan mahasiswa...

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, atas nikmat dan hidayah yang telah dilimpahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kita semua dapat berkumpul pada pagi hari ini dalam acara (sebutkan acaranya).

Bapak/ibu dan para hadirin yang saya hormati, sebelum melangkah ke acara inti, merilah kita mulai acara ini dengan berdo'a terlebih dahulu, agar agenda yang kita laksanakan pada hari ini dapat bermanfaat serta acara dapat berjalan dengan lancar.

Do'a menurut kepercayaan masing-masing, dimulai...

Bapak/ibu beserta para hadirin semuanya.. Pada pagi hari yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan susunan acara, sebagai berikut :

  1. Sambutan dari Ibu (sebutkan nama dan jabatannya).
  2. Sambutan dari Bapak (sebutkan nama dan jabatannya).
  3. Seminar... (sebutkan seminar tentang apa.
  4. Sesi tanya-jawab
  5. Penutup
Para hadirin yang saya hormati, selanjutnya, kami persilahkan kepada Ibu (sebutkan namanya) untuk memberikan sambutan.

Setelah yang bersangkutan selesai menyampaikan sambutan, maka tugas Anda adalah mengucapkan terimakasih atas sambutan yang sudah disampaikan dan melangkah ke agenda acara selanjutnya.

Bapak/ibu dan para hadirin sekalian, adapun acara selanjutnya adalah sambutan dari (sebutkan namanya), kepada bapak.... waktu dan tempat kami persilahkan.

Terimakasih Bapak Zaenal atas sambutannya.

Para hadirin undangan sekalian, akhirnya kita akan masuk ke acara inti, yaitu seminar (sebutkan seminar tentang apa) yang akan dibawakan oleh bapak...., kepada yang bersangkutan waktu dan tempat dipersilahkan.

Terimakasih kami sampaikan kepada bapak.... atas informasi dan ilmu yang diberikan, semoga bermanfaat.

Para hadirin sekalian, adapun sagenda selanjutnya adalah sesi tanya-jawab. Kepada para hadirin yang ingin bertanya, kami persilahkan.

Bapak/ibu dan para hadirin semuanya, akhirnya kita sudah sampai di penghujung acara. Saya disini selaku pembawa acara mengucapkan rasa terimakasih kepada bapak pembicara, bapak/ibu dosen, teman-teman mahasiswa, para panitia, dan para hadirin secara keseluruhan.

Apabila ada salah kata dan kekurangan dari saya selaku pembawa acara, maka saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Marilah kita tutup acara ini dengan do'a, semoga semua yang kita dengar dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Berdo'a menurut kepercayaan masing-masing, dimulai. Selesai.

Akhir kata... Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Read more ...

15 Jan 2016

Cara Memimpin Rapat yang Baik dan Efektif

Apakah Anda sering bertugas sebagai pemimpin rapat dalam organisasi atau komunitas Anda? Jika benar, maka tips sederhana dalam artikel ini akan menambah wawasan Anda tentang bagaimana cara memimpin rapat yang baik dan efektif.

Bagi Anda yang masih sering bertanya-tanya bagaimana cara memimpin rapat yang baik, maka ulasan ini akan menjawab pertanyaan Anda.

Untuk memudahkan Anda dalam belajar, maka saya membagi tips ini dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap kegiatan dan follow up

Tahap persiapan

Satu hal yang harus dilakukan sebelum rapat dilaksanakan adalah melakukan persiapan. Ada beberapa saran yang perlu dipersiapkan oleh seorang pemimpin rapat untuk pelaksanaan rapat yang baik dan efektif.

Pertama, seorang pemimpin rapat harus menetapkan tujuan. Apa yang ingin dicapai dari rapat harus ditetapkan lebih dulu. Hal ini bertujuan supaya rapat benar-benar fokus pada hasil akhir yang ingin dicapai.

Kedua, membuat agenda rapat. Kita harus menuliskan apa saja kegiatan atau acara yang akan dilakukan dalam rapat. Agenda rapat yang telah dibuat harus segera diedarkan jauh hari sebelum rapat dilaksanakan. Selain itu, apabila ada sebuah salinan dokumen yang akan dibahas sebaiknya juga diberikan jauh hari sebelum rapat di mulai. Hal ini bertujuan supaya semua anggota dalam rapat bisa bisa membaca salinan dokumen tersebut. Jadi, ketika rapat mereka sudah menguasai bahan yang akan dibahas.

Ketiga, menentukan batasan waktu. Ingat rapat yang baik harus memiliki waktu yang jelas, sehingga rapat tidak ngelantur atau molor. Rapat yang tidak memiliki batasan waktu akan cenderung bias dan membuat anggota rapat bosan atau mereka merasa telah membuang waktu sia-sia.

Keempat, membagi tugas. Sebagai pemimpin rapat Anda jelas tidak bisa melakukan segala hal sendiri. Misalnya untuk menuliskan hasil rapat, menuliskan hasil diskusi atau yang lain. pastikan Anda sudah menunjuk seseorang yang bertugas untuk itu. Supaya ketika rapat selesai Anda mempunyai hasil tertulis sebagai bukti nyata hasil rapat yang sudah dilaksanakan.

Tahap Kegiatan

Dalam tahap kegiatan ada beberapa saran yang perlu dilakukan oleh pemimpin rapat.

1. Membuka rapat

Dalam ini pemimpin rapat bisa membuka kegiatan rapat dengan memberikan salam, menjelaskan maksud dan tujuan rapat diadakannya rapat. Hal ini supaya anggota tahu dari awal apa yang ingin dicapai dari rapat tersebut dan mengapa rapat itu diadakan. Kemudian bisa dilanjutkan dengan membacakan agenda kegiatan yang akan dilaksanakan.

2. Memastikan setiap agenda dapat dilaksanakan dengan baik

Sebagai pemimpin rapat, kita harus memastikan juga bahwa semua agenda yang akan disajikan dalam rapat dapat dilaksanakan dengan baik dan terstruktur. Selain itu pastikan juga setiap anggota tahu bahwa setiap agenda atau kegiatan yang dilakukan memiliki batasan waktu.

3. Memastikan anggota memperoleh kesempatan yang sama dalam berpendapat

Salah satu tujuan umum rapat adalah untuk mengambil sebuah keputusan atau penyelesaian sebuah masalah. Untuk itu kita sebagai pemimpin rapat harus memastikan bahwa setiap anggota rapat memperoleh hak yang sama untuk berpendapat.

4. Memastkan tidak ada salah seorang anggota yang mendominasi diskusi

Hal yang paling umum terjadi dalam rapat adalah munculnya satu atau beberapa pihak yang mendominasi diskusi. Hal ini sering kali membuat pemimpin rapat kuwalahan, terlebih jika orang yang mendominasi diskusi adalah orang yang dianggap memiliki kompetensi atau wewenang tertentu. Ini jelas harus dikendalikan. Sebagai pemimpin kita harus tahu kapan kita menghentikan seseorang dalam berbicara kalau dirasa ia ingin mendominasi. Dalam hal ini keberanian dan ketegasan sangat diperlukan.

Supaya Anda tidak berat dalam memimpin diskusi, pastikan Anda sudah menjelaskan waktu yang diberikan kepada tiap orang dalam berpendapat dan berapa kali mereka memiliki kesempatan berpendapat. Jadi seandainya ada yang berbicara bertele-tele atau ingin mendominasi Anda bisa memotong karena alasan waktu. Dan mengalihkan ke anggota lain dengan alasan batasan berpendapatnya sudah habis. Ini jelas lebih baik. Selain orang dipaksa untuk disiplin waktu mereka juga dipaksa untuk berpendapat secara efisien karena jika tidak mereka malah bisa kehilangan kesempatan berpendapat.

5. Memaparkan keputusan yang telah diambil

Jika sudah final maka pemimpin rapat harus membuat keputusan dan memaparkan hasil keputusan yang diambil dalam rapat. Setiap keputusan yang diambil pastikan adalah keputusan yang paling baik dan bijak untuk kesejahteraan semua anggota. Supaya tidak menimbulkan ketidakpuasan pada beberapa anggota yang kurang setuju dengan keputusan yang diambil pastikan kita sudah memaparkan alasan kenapa keputusan itu diambil. Ini akan lebih baik dari pada tidak dijelaskan alasannya.

6. Menutup rapat

Setelah hasil keputusan diambil, selanjutnya adalah menutup rapat. Dalam penutupan ada beberapa saran yang bisa Anda lakukan. Melakukan evaluasi segera dari hasil rapat. Anda bisa mengatakan bahwa rapat berjalan dengan baik, diskusi berjalan dengan efektif, setiap agenda bisa diselesaikan dengan tepat waktu, sehingga akhirnya menghasilkan sebuah keputusan. Setelah itu Anda bisa menyampaikan keputusan yang telah diambil. Kemudian dilanjutkan dengan ajakan untuk menindaklanjuti keputusan. Setelah itu tutup.

Catatan:

Jika akan ada rapat lanjutan pastikan Anda memberitahukan hal ini kepada semua anggota sebelum rapat ditutup.

Follow up atau tindak lanjut

Setiap rapat yang efektif akan selalu memunculkan tindakan nyata untuk menindaklanjuti keputusan yang telah diambil. Untuk itu pastikan setelah rapat selesai setiap anggota rapat segera diberikan notulen dalam bentuk draf. Hal ini untuk memastikan setiap anggota rapat memegang hasil rapat. Karena ada kemungkinan beberapa anggota tidak mencatat apa-apa yang sudah diputuskan. Follow up juga penting untuk mengevaluasi jalannya rapat atau hasil rapat.

Demikianlah beberapa tips sederhana bagaimana cara memimpin rapat yang baik dan benar. Jika dalam setiap item yang saya paparkan Anda laksanakan, maka saya yakin rapat akan jauh lebih efektif dan efisien.

Bagaimana menurut Anda?

Jika Anda punya saran lain untuk memimpin rapat yang baik, silahkan bagi melalui kolom komentar.

Read more ...

25 Okt 2015

Cara Menyusun Naskah Pidato

Pidato adalah kata-kata yang disampaikan dan ditujukan kepada orang banyak. Pidato banyak jenisnya, di antaranya, pidato sambutan yang disampaikan pada awal sebuah acara atau pidato kenegaraan yang disampaikan oleh presiden. Agar pidato yang dilakukan berjalan lancar, hendaknya kita menyusun naskah pidato terlebih dahulu. Naskah pidato terdiri atas tiga bagian, yaitu:
  1. pembukaan,
  2. isi,
  3. penutup
Sebelum menyusun naskah pidato hendaknya kamu menulis hal-hal penting mengenai acara, misalnya nama acara, para undangan yang hadir, serta tujuan dari penyelenggaraan acara. Setelah itu, buatlah kerangka naskah pidato dengan memerhatikan bagian-bagian pidato. Hal-hal yang harus ada dalam naskah pidato adalah sebagai berikut.
  1. Salam atau sapaan pembuka.
  2. Pembuka pidato.
  3. Isi pidato.
  4. Penutup pidato.
  5. Salam penutup.
Perhatikan contoh kerangka pidato berikut.

A. Pembuka (Ucapan Syukur).
B. Isi
  1. Tujuan acara.
  2. Kesan selama bersekolah
  3. Ucapan terima kasih dan permintaan maaf kepada guru dan orang tua.
  4. Harapan setelah lulus.
C. Penutup(Ucapan selamat tinggal)
Read more ...

TEHNIK BERPIDATO

Pidato adalah penyampaian gagasan, pikiran atau informasi serta tujuan dari pembicara kepada orang lain(audience) dengan cara lisan. Pidato juga bisa diartikan sebagai the art of persuasion, yaitu sebagai seni membujuk/mempengaruhi. Berpidato ada hubungannya dengan retorika(rhetorica), yaitu seni menggunakan bahasa dengan efektif. Berpidato bukanlah suatu pekerjaan yang sederhana karena dalam berpidato menyangkut beberapa unsur penting seperti: pembicara, pendengar, tujuan dan isi pidato, persiapan, terknik dan etika dalam berpidato.

  1. Tujuan Pidato
    Diantara tujuan dari pidato, yaitu:
    1. informatif, bertujuan memberikan laporan/ pengetahuan atau sesuatu yang menarik untuk pendengar;
    2. persuasif and instruktif, berisi tentang usaha untuk mendorong, meyakinkan dan mengajak audience untuk melakukan sesuatu hal;
    3. edukatif, berupaya menekankan pada aspek-aspek pendidikan, misalnya tentang pentingnya hidup sehat, ber KB, hidup rukun antar umat bergama dan lain-lain;
    4. entertain, bertujuan memberikan penyegaran kepada audience yang sifatnya lebih santai.
  2. Teknik Berpidato
    Ada empat teknik berpidato yang umum, yaitu:
    1. Metode Naskah, yaitu pidato yang digunakan untuk pidato resmi dan dibacakan secara langsung. Cara demikian dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan, karena setiap kata yang diucapkan dalam situasi resmi, akan disebarluaskan dan dijadikan figur oleh masyarakat dan dikutuip oleh media massa;
    2. Metode Menghafal, yaitu naskah yang telah dipersiapkan sebelumnya bukan untuk dibaca, melainkan untuk dihafal;
    3. Metode Spontanitas, yaitu metode pidato yang tidak dilakukan persiapan/pembuatan naskah tertulis terlebih dahulu. Biasanya dilakukan hanya oleh orang-orang yang akan tampil secara mendadak;
    4. Metode Penjabaran Kerangka. Teknik berpidato dengan menjabarkan materi pidato yang terpola secara lengkap adalah teknik yang sangat dianjurkan dalam berpidato. Maksud dari terpola yaitu materi yang akan disampaikan harus disiapkan garis-grais besar isinya dengan menuliskan hal-hal yang dianggap paling penting untuk disampaikan.
  3. Materi Pidato
    Biasanya materi pidato, baik yang menggunakan naskah maupun tanpa naskah memiliki empat bagian, yaitu :
    1. Pendahuluan, yang berfungsi untuk mengantar ke arah pokok persoalan yang akan dibahas dan sebagai upaya menyiapkan mental audience. Pada bagian ini yang terpenting kita berusaha membangkitkan dan mengarahkan perhatian audience pada pokok permasalahan yang akan dibicarakan;
    2. Isi. Pada bagian ini pokok pembahasan ditampilkan dengan terlebih dahulu mengemukakan latar belakang permasalahannya. Pokok pembicaraan dikemukakan sedemikian rupa sehingga tampak jelas kaitannya dengan kepentingan para audience.
    3. Pembahasan. Bagian ini merupakan kesatuan, yang berisi alasan-alasan yang mendukung hal-hal yang dikemukakan pada bagian isi. Pada bagian isi ini biasanya berisi berbagai hal tentang penjelasan, alasan-alasan, bukti-bukti yang mendukung, ilustrasi, angka-angka dan perbandingan, kontras-kontras, bagan-bagan, model, dan humor yang relevan;
    4. Kesimpulan. Ini adalah bagian akhir dari sebuah pidato, yang merupakan kesimpulan dari keseluruhan uraian sebelumnya.
  4. Persiapan Sebelum Berpidato
    Ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum berpidato antara lain:
    1. Menentukan Tujuan Pidato;
    2. Memilih Pokok Persoalan;
    3. Mengetahui dan Menganalisa audience dan suasananya;
    4. Mengumpulkan materi pidato;
    5. Menyusun Kerangka Materi Pidato;
    6. Melakukan Latihan Pidato;
    7. Menghilangkan Perasaan “Demam” Panggung yaitu dengan cara: memfokuskan pikiran pada diri sendiri, percaya diri(PD), menganggap audience tidak tahu tentang apa yang kita bicarakan, memperdalam materi dengan baik, mempersiapkan konsep pidato beberapa hari sebelumnya, membaca berulang-ulang materi pidato, mempersiapkan diri beberapa jam sebelum tampil dan jangan tergesa-gesa, serta istirahat yang cukup. Terakhir sudah tentu adalah dengan berdoa.
  5. Saat Berpidato
    1. Pembukaan. Pembukaan pidato merupakan bagian penting dan meainkan peranan bagi pembicara, karena bagian ini dapat memeberikan kesan pertama bagi para audience.. Ada beberapa cara yang dapat digunakan seorang pembicara untuk membuka pidatonya:
      1. dengan memperkenalkan diri; atau
      2. Membuka pidato dengan humor; atau
      3. membuka pidato dengan pendahuluan secara umum.
    2. Inti Pidato. Setelah selesai melakukan pembukaan dengan salah satu cara di atas, maka langsung dilanjutkan dengan menyajikan pokok permasalahannya.
    3. Penutup Pidato bisa dilakukan dengan:
      1. Membuat rangkuman atau simpulan; atau
      2. menyatakan kembali prinsip-prinsip yang terkandung dalam pidato; atau
      3. menceritakan cerita singkat yang menarik; atau
      4. mengutip kata-kata mutiara, ungkapan, atau beberapa bait pantun; atau
      5. mengajak atau menghimbau dan mengemukakan sebuah pujian buat para pendengar
  6. Etika Dalam Berpidato
    1. Etika berpidato di depan umum meliputi:
      1. Mengenakan pakaian yang sesuai dengan suasana pertemuan, rapi, bersih dan sopan;
      2. Tampil dengan bersahaja, sopan dan rendah hati;
      3. Menyisipkan beberapa humor segar dalam pidato;
      4. Gunakan kata-kata yang sopan, halus, dan sederhana;
      5. Sebagai kata penutup jangan lupa mengucapkan maaf bila terdapat tutur kata yang kurang berkenan dan lain-lain.
    2. Etika berpidato di depan pejabat:
      1. Menghilangkan rasa rendah diri;
      2. Jangan tampil seolah-olah menggurui, sikap lebih tahu dan lain-lain;
      3. Jangan terlalu memberikan penghormatan yang berlebihan pada audience.
    3. Berpidato di depan Pemuka Agama:
      1. Jangan mengeluarkan kata-kata yang bisa menyinggung umat beragama;
      2. Jangan ada nada merendahkan atau memuji agama tertentu;
      3. Perbanyak istilah-istilah keagamaan
    4. Etika Berpidato di depan para wanita. Bila pembicara seorang laki-laki, hati-hati jangan sampai menyinggung harkat dan martabat wanita; menggunakan istilah-istilah yang tepat seperti ibu-ibu atau saudari sekalian; hindari kata-kata kasar, kurang senonoh dan kurang sopan;
    5. Etika Berpidato di depan Pemuda/Mahasiswa. Pidato harus mengutamakan penalaran yang berikaitan dengan dunia anak-anak muda; Jangan mengeluarkan kata-kata yang bersifat menentang; Jangan mengkritik dan menyalahkan anak-anak muda
    6. Etika Berpidato di depan masyarakat Desa. Jangan berbohong; Gunakan kata-kata yang sopan dan sederhana, kapan perlu sisipkan beberapa istilah dalam bahasa stempat.
    7. Beberapa hal penting berkaitan dengan berpidato. Yang perlu mendapat perhatian adalah:
      1. Posisi Berbicara. Seorang pembicara harus sedapat mungkin dilihat oleh semua audience. Kalau boleh tidak duduk, usahakan untuk berdiri, agar semua audience dapat menatap wajah dan penampilan pembicara;
      2. Mengatur Suara Dalam Berpidato. Usahakan mengeluarkan suara dengan jelas, tegas, dan nyaring dan sesuaikan dengan ruang pertemuan, apakah ruang kecil atau ruang aula yang luas dan besar;
      3. Volume, Intonasi dan Pelafalan. Pada saat berpidato, usaha mengatur: volume suara, intonasi, dan pelafalan;
      4. Sisipkan humor yang sopan, segar dan relevan;
      5. Gerak Tubuh, seperti tangan, telapak tangan, jari, kepala, raut muka, dan lain-lain juga mendukung daya tarik dalam berpidato, namun jangan terlalu berlebihan, dan harus sesuai dengan apa yang sedang dibacarakan;
      6. Penggunaan mikropon. Bila ada mikropon, gunakanlah dengan sebaik-baiknya, dan jangan menempel di mulut, namun agak jauh dari mulut pada saat berbicara agar suaranya bagus; dan
      7. Bila ada slide( berupa OHP dan LCD), alat peraga, papan tulis, sangat efektif untuk menunjang kegiatan saat berpidato.
  7. Penutup
    Pada saat kita membaca sebuah buku atau mendengar ceramah tentang teknik berpidato, tampaknya sangat sederhana. Akan tetapi pada saat kita ingin mempraktekkannya, kita akan menemui berbagai kendala. Diantaranya kurang menguasai materi, kurang menguasai massa, tidak terbiasa berdiri di depan orang banyak, bagaimana mengatur sistematika pembicaraan, mengatur suara, dan lain-lain. Semua syarat ini akan membuat suasana menjadi rumit. Yang paling penting kita belajar dari susana yang sederhana dan kecil. Setiap ada orang berpidato, baik sebagai pemakalah maupun menyampaikan kata sambutan, sebaiknya kita perhatikan dan mencoba menilai kelebihan dan kelemahannya. Kelebihannya kita ambil sebagai contoh, sedangkan kelemahannya kita abaikan.
Read more ...

[01] Contoh teks naskah pidato singkat yang baik dan benar

Pidato merupakan sikap berorasi atau berbicara di depan umum mengenai suatu topik materi secara detail dan lengkap tentang bahasan baik berupa materi naskah pidato kondisi up todate terkini mengenai suatu permasalahan maupun kondisi yang relevan tentang kejadian atau peristiwa saat itu  .

Secara lengkap , pidato yang benar dan baik tentunya naskah dan materinya dapat memberikan kesan positif bagi audience penonton yang mendengar pidato tersebut dan yang terpenting pidato harus singkat padat dan jelas apa yang akan disampaikan ke pendengar audience. 

Banyak materi atau naskah teks singkat yang bisa dijadikan materi pidato atau ceramah seperti teks naskah pidato singkat tentang sosial budaya,  naskah pidato singkat tentang lingkungan hidup, teks naskah pidato singkat tentang pendidikan, pidato singkat tentang narkoba, teks pidato singkat hari pahlawan, pidato singkat tentang perpisahan , pidato singkat keagamaan atau ceramah agama , dan contoh-contoh pidato singkat lainnya.

Intinya yang harus diperhatikan dalam berpidato adalah penampilan, gaya bahasa, dan ekspresi dalam menyampaikan isi pidato atau ceramah bisa menarik prehatian pendengar .

Berikut adalah contoh pidato lengkap tentang remaja dan pendidikan akhlak dan budi pekerti


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Bapak/Ibu/Saudara dan Saudari yang saya hormati, pertama dan utama marilah kita panjatkan puji serta syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan hidayah-Nya kita bisa hadir dan berkumpul ditempat ini.

Kepada panita penyelenggara saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berbicara dan menyampaikan sebuah pidato tentang betapa pentingnya membangun sebuah akhlak budi pekerti di dalam diri kita.

Bapak/Ibu/Saudara dan Saudari yang saya cintai.

Dalam proses kehidupan seorang anak manusia, hal yang menjadi dasar adalah proses pendidikan. Pendidikan bukan hanya berupa pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi saja, namun yang tidak kalah pentingnya pendidikan agama, akhlak dan budi pekerti.

Pintar dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diikuti dengan ilmu agama, akhlak dan budi pekerti akan membuat seseorang bertindak tanpa memikirkan akibat yang akan diterimanya di alam akhirat nanti. Sehingga banyak kita dengar pejabat yang melakukan Kolusi Korupsi dan Nepotisme, kasus-kasus yang bertentangan dengan moral dan akhlak dalam beragama, perselingkuhan, sek bebas, narkoba dan lain-lain yang bisa membawa seseorang ke jurang kehancuran.

Saudara-saudaraku khususnya generasi muda, sebagai generasi penerus bangsa sudah selayaknya kita bekerja keras untuk menimba ilmu pengetahuan dan teknologi serta ilmu agama yang akan membentuk akhlak yang baik. Beberapa tahun kedepan kalianlah yang akan menggantikan para pemimpin di negeri ini, dengan bekal ilmu dan akhlak yang mulia Insya Allah negeri kita akan menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa robuun ghofuur, negeri yang aman penuh ampunan Tuhan.

Belajar tidak mengenal usia, latar belakang dan tempat. Dimana saja, kapan saja dan siapa saja wajib untuk belajar dan menuntut ilmu. Jangan sampai kita menjadi generasi yang hanya menjadi pelayan karena kebodohan kita, tapi jadilah generasi yang akan memimpin semua sektor kehidupan berbangsa dan bernegara. Sekali lagi belajar, belajar dan belajarlah semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingannya kepada kita bersama. Aamin.

Demikianlah pidato singkat yang dapat saya sampaikan, atas segala kekurangannya saya mohon maaf karena yang benar semata-mata datang dari Allah dan yang salah adalah karena kebodohan saya sendiri.

Akhirul kalam Wabilahit taufiq wal hidayah, Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Read more ...

21 Okt 2015

CONTOH KATA SAMBUTAN TUAN RUMAH DALAM RAPAT PERTEMUAN

Dalam kesempatan kali ini kami akan memposting contoh kata sambutan tuan rumah dalam rapat pertemuan rutin yang biasanya bertempat di rumah anggota karang taruna dan dilakukan bergilir. Karena beberapa dari anggota yang masih kurang percaya diri dan masih takut untuk berbicara di depan orang banyak karena takut bicaranya tidak terarah dan gugup maka saya berinisiatif mempostingkan tulisan ini.

Di bawah ini salah satu contoh kata sambutannya :

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Terlebih dahulu marilah kita bersyukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita masih berkesempatan untuk menghadiri acara pertemuan rutin yang saat ini bertempat di rumah kami. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang selalu kita nanti nantikan syafaatnya pada akhir zaman.

Bapak....ibu....dan tamu undangan.... yang saya hormati, pada kesempatan ini saya selaku tuan rumah mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada bapak-bapak yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir di acara .................................

Semoga acara rutin yang kita selenggarakan ini kedepannya membawa manfaat yang baik, menambah kearaban, dan mempererat silaturahmi diantara kita semua. Amin...

Selanjutnya saya sebagai tuan rumah mewakili keluarga tentunya tidak luput dari kekurangan dan kesalahan. Kami mohon maaf jika dirasa kami kurang dalam penyambutan Bapak-bapak sekalian, dalam kami menyediakan papan yang mungkin dirasa kurang nyaman, serta mungkin kekurangan juga dalam kami menyediakan jamuan, kami sekeluarga memohon maaf yang sebesar besarnya.

Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf jika ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan.

wabilahi taufiq wal hidayah...

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Read more ...

CONTOH KATA SAMBUTAN RAPAT PERTEMUAN

Segala puji bagi Alloh yang telah memberikan nikmat iman, islam dan kesehatan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul bersama di kesempatan kali ini. Sholawat dan salam tak lupa selalu kita curahkan kepada Muhammad SAW. Beserta keluarga, shahabat, dan para pengikutnya sampai akhir jaman.
Read more ...
Designed By Blogger Templates